Tipe MBTI Anda Beserta Cara Penyeimbangannya

1. ESTJ, akan seimbang jika:

  • Memiliki orang-orang pendukung untuk memperhatikan beberapa hal detil tertentu.
  • Memiliki orang-orang pendukung di sekitarnya dengan akal sehat untuk mengemukakan fakta-fakta yang luput dari perhatian.
  • Sepenuhnya menguji suatu situasi sebelum mengambil suatu keputusan.
  • Berhenti dan mendengarkan sudut pandang orang-orang lain.
  • Berusaha memperhatikan nilai-nilai perasaan.
  • Mengembangkan seni menghargai gagasan dan prestasi orang-orang lain.
  • Belajar mengemukakan apa yang ia sukai, bukan sekedar apa yang perlu dikoreksi.
  • Memiliki lebih banyak waktu-waktu ekstrovert dibandingkan waktu-waktu introvert.

2. INFP, akan seimbang jika:

  • Tidak menghabiskan terlalu banyak waktu sendirian mengembangkan nilai-nilai yang hanya memiliki potensi yang kecil.
  • Tidak menghabiskan terlalu banyak waktu dalam kegiatan-kegiatan ekstrovert yang menyebabkan dirinya  menjadi berserakan dan tak teratur.
  • Memiliki seorang pendukung yang dapat menjaga dirinya agar tetap berfokus pada tujuan.
  • Dapat menemukan saluran untuk mengekspresikan gagasan-gagasannya.

3. ESTP, akan seimbang jika:

  • Memiliki orang-orang pendukung yang intuitif di sekitarnya.
  • Memiliki orang-orang yang berpikiran positif di sekitarnya untuk menghindarkan dirinya berfokus pada hal-hal negatif.
  • Mengembangkan pikirannya sehingga dapat menggunakan prinsip-prinsipnya untuk memberikan standar bagi perilaku, arah dan tujuan dalam hidupnya.
  • Mengembangkan penilaian dengan memadai untuk memberikan watak dan sikap ketekunan/kesetiaan.
  • Waktu-waktu ekstrovert diseimbangkan untuk menghindarkan dari sikap impulsif.

4. INFJ, akan seimbang jika:

  • Mencari hal-hal yang mungkin bertentangan dengan tujuan.
  • Perasaan dan penilaiannya dikembangkan.
  • Belajar mendasarkan keputusan pada logika.
  • Berdisiplin antara waktu introvert dan ekstrovert.

5. ESFJ, akan seimbang jika:

  • Memiliki orang-orang pendukung yang mengelola bidang-bidang yang menuntut ketelitian fakta seperti akuntansi.
  • Berusaha untuk bersikap ringkas dan profesional .
  • Tidak membiarkan sikap-sikap sosial memperlambat dirinya dalam pekerjaan.
  • Mengambil waktu untuk memperoleh pengetahuan tangan pertama tentang seseorang atau situasi sebelum membuat suatu asumsi.
  • Menghadapi fakta-fakta yang tak dapat disetujui, daripada mengabaikan masalah-masalahnya.
  • Memiliki lebih banyak waktu-waktu ekstrovert daripada waktu introvert.

6. INTP, akan seimbang jika:

  • Tidak mengharapkan orang-orang lain sama logis dan analitisnya seperti dirinya
  • Mengembangkan perasaannya.
  • Membagikan dunia batiniah tentang hal-hal detil dan informasi dengan orang-orang lain.
  • Mengijinkan beberapa perasaan atau emosi memiliki kepentingan, baik dari diri sendiri dan orang-orang lain.
  • Tidak menghabiskan terlalu banyak waktu ekstrovert karena hal itu menyebabkannya menjadi tidak konsisten dan tak dapat diandalkan, tak mampu mengikuti.
  • Tidak menghabiskan terlalu banyak waktu introvert karena hal itu menyebabkannya memiliki penilaian yang rapuh.

7. ESFP, akan seimbang jika:

  • Lebih berdisiplin dengan orang-orang lain.
  • Gagasan abstrak dan teori dijelaskan kepadanya dan diuji dalam pengalamannya.
  • Dapat melihat relevansi suatu gagasan atau teori.
  • Perasaannya dikembangkan sehingga nilai-nilainya memberikan standar bagi perilakunya.
  • Penilaian dikembangkan untuk memberikan watak dan sikap ketekunan/kesetiaan.
  • Waktu-waktu ekstrovert diseimbangkan dengan waktu introvert.

8. INTJ, akan seimbang jika:

  • Memiliki orang-orang lain di sekitarnya yang dapat menolong dengan gambaran menyeluruh.
  • Membuat usaha untuk melihat nilai-nilai dan perasaan orang lain
  • Tidak menekan nila-nilai pribadinya sendiri
  • Mencari cara yang tepat untuk mengatasi tekanan
  • Belajar menunjukkan penghargaan dalam pekerjaan dan hubungan pribadi.
  • Mengembangkan pikirannya untuk memberikan penilaian yang diperlukan
  • Mendengarkan pendapat orang-orang lain.

9. ENFJ, akan seimbang jika:

  • Memiliki orang-orang pendukung yang mengelola bidang-bidang yang membutuhkan ketelitian fakta seperti akuntansi.
  • Berusaha untuk bersikap ringkas dan profesional.
  • Tidak membiarkan sikap-sikap sosial memperlambatnya dalam pekerjaan
  • Mengambil waktu untuk memperoleh pengetahuan dari tangan pertama (sumber) tentang seseorang atau situasi sebelum membuat suatu asumsi.
  • Menghadapi fakta-fakta yang tak dapat disetujui, dari pada mengabaikan masalah-masalahnya.

10. ISTP, akan seimbang jika:

  • Tidak mengharapkan orang-orang lain sama logis dan analitisnya seperti dirinya
  • Mengembangkan perasaannya.
  • Membagikan dunia batiniah tentang hal-hal detil dan informasi dengan orang-orang lain.
  • Mengijinkan beberapa perasaan atau emosi memiliki kepentingan, baik dari diri sendiri dan orang-orang lain.
  • Tidak menghabiskan terlalu banyak waktu ekstrovert karena hal itu menyebabkannya menjadi tidak konsisten dan tak dapat diandalkan, tak mampu mengikuti.
  • Tidak menghabiskan terlalu banyak waktu introvert karena hal itu menyebabkannya memiliki penilaian yang rapuh.

11. ENFP, akan seimbang jika:

  • Mengembangkan penilaiannya yang berdasarkan perasaan.
  • Belajar meneruskan dan menyelesaikan apa yang telah dia mulai.
  • Menyeimbangkan waktu ekstrovert dan introvertnya.
  • Perasaan introvertnya berkembang baik.

12. ISTJ, akan seimbang jika:

  • Tidak mengharapkan orang-orang lain sama logis dan analitisnya seperti dirinya.
  • Menggunakan persepsinya untuk memahami orang-orang lain.
  • Mengembangkan pikirannya.
  • Membagikan dunia batiniah tentang hal-hal detil dan informasi dengan orang-orang lain.
  • Mengijinkan beberapa perasaan atau emosi memiliki kepentingan, baik dari diri sendiri dan orang-orang lain.
  • Tidak menghabiskan terlalu banyak waktu ekstrovert atau terlalu banyak waktu sendiria.

13. ENTJ, akan seimbang jika:

  • Memiliki orang-orang pendukung untuk memperhatikan beberapa hal detail tertentu.
  • Memiliki orang-orang pendukung di sekitarnya dengan akal sehat untuk mengemukakan fakta-fakta yang luput dari perhatian.
  • Sepenuhnya menguji suatu situasi sebelum mengambil suatu keputusan.
  • Berhenti dan mendengarkan sudut pandang orang-orang lain.
  • Berusaha memperhatikan nilai-nilai perasaan.
  • Mengembangkan seni menghargai gagasan dan prestasi orang-orang lain.
  • Belajar mengemukakan apa yang dia sukai, bukan sekedar apa yang perlu dikoreksi.
  • Memiliki lebih banyak waktu-waktu ekstrovert dibandingkan waktu-waktu introvert.

14. ISFP, akan seimbang jika:

  • Tidak menghabiskan waktu terlalu banyak dalam kegiatan ekstrovert karena hal itu menyebabkan dia menjadi berserakan dan tak teratur.
  • Menggunakan persepsinya untuk memahami orang-orang lain.
  • Tidak menghabiskan waktu terlalu banyak sendirian karena hal itu menyebabkan dirinya membuat penilaian yang tak realistik dan bernilai kaku.

15. ENTP, akan seimbang jika:

  • Tidak menghabiskan waktu terlalu banyak dalam kegiatan ekstrovert karena hal itu menyebabkan dirinya menjadi berserakan dan tak teratur.
  • Menggunakan persepsinya untuk memahami orang-orang lain.
  • Tidak menghabiskan waktu terlalu banyak sendirian karena hal itu menyebabakan dirinya membuat penilaian yang tak realistik dan bernilai kaku.

16. ISFJ, akan seimbang jika:

  • Tidak menghabiskan waktu terlalu banyak dalam kegiatan-kegiatan ekstrovert.
  • Menggunakan persepsinya untuk memahami orang-orang lain.
  • Mengembangkan penilaian dan perasaannya.
  • Membagikan dunia batiniah tentang hal-hal detil dan informasi dengan orang-orang lain.
  • Tidak menghabiskan terlalu banyak waktu sendiri karena hal itu menyebabkan pikiran-pikiran tak produktif dan mungkin depresi.

Tipe MBTI di Bidang Karir Anda

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *