Revolusi Mental untuk Ketahanan Mental BNNP & BNNK se Jawa Barat

BNN? Semua orang pasti tidak asing lagi ketika mendengar singkatan itu. Ya! Badan Narkotika Nasional (BNN) adalah lembaga non kementrian yang melaksanakan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika, Psikotropika, Prekursor, dan Bahan Adiktif Lainnya di Indonesia.

Pada tanggal 23 – 24 November 2016 BNNP & BNNK se-Jawa Barat melaksanakan kegiatan Pembinaan Revolusi Mental kepada anggota BNNP & BNNK se-Jawa Barat di Hotel Panorama Lembang dan difasilitasi oleh vendor. Pembinaan Revolusi Mental ini diisi dengan outbound yaitu berupa kegiatan tracking dan fun games yang bertujuan untuk melatih ketahanan fisik dan mental peserta serta kebersamaan antar sesama anggota. Kemudian di malam harinya, dilanjutkan dengan materi mengenai Revolusi Mental dengan trainer Saeful Zaman, S.Psi., MM.

Training ini dimulai tepat pada pukul 21.00 dan dibuka dengan ice breaking melalui game “Kenali Diri Anda Melalui Bentuk!”, yang mana setiap peserta diberi tugas untuk memilih 1 bentuk bangun datar diantara 4 pilihan bangun datar yang tersedia. Kemudian setelah itu trainer akan membacakan gambaran singkat mengenai kepribadian berdasarkan bangun datar yang dipilih tersebut.

Setelah ice breaking dilakukan, ruangan dipenuhi canda tawa para peserta karena ada yang merasa deskripsi kepribadian itu sangat sesuai dengan dirinya, bahkan ada yang saling menertawakan sesamanya. Suasana kala itu tampak cair dan peserta di setiap mejanya tampak membaur.

Kemudian setelah itu trainer langsung masuk ke dalam inti pematerian Revolusi Mental yang dibangun dari kekuatan Soft Skill individu dengan bahasan pertamanya yaitu melakukan Change Paradigm, sebagai langkah awal untuk merubah paradigm para pegawai BNNP & BNNK kearah pikiran dan keyakinan bahwa pola kerja yang selama ini diterapkan masih bisa ditingkatkan dengan cara-cara baru yang lebih efektif. Selanjutnya disampaikan teknik-teknik cara berpikir dan berperilaku positif yang dapat diaplikasikan.

Pembahasan dilanjutkan dengan keterampilan-keterampilan soft skill yang harus diperhatikan dan dikembangkan sebagai dasar membangun pola kerja yang efektif dan efesien baik yang sifatnya keterampilan yang terkait dengan kemampuan mengenali dan memahami diri sendiri seperti konsep diri yang positif, adanya goal setting, memiliki kemampuan memotivasi diri, pengendalian emosi, serta meningkatkan kepercayaan diri. Di sisi lain, harus dibangun pula keterampilan yang sifatnya melibatkan orang lain seperti komunikasi efektif, komunikasi, empati, komunikasi asertif, dan membangun hubungan baik dengan seluruh stake holder BNNP dan BNNK.

Penjelasan tersebut menjadi penutup pada training. Peserta mengakhiri kegiatan dengan kondisi yang masih semangat meski hari sudah hampir larut.

 

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *